Ulang Kelahiran

April 6th, 2008 by hesty-ikalisyani

Kue_ultah

Setiap mengulang tahun kelahiran, saya gak pernah merasa bahagia, sebaliknya, saya merasa sedih karena meninggalkan tahun-tahun yang berlalu dengan hanya sedikit kebaikan. Apalagi di umur 28 saya merasa blum berbuat apa2, blum bisa apa2. Saya malu sekali. Meski saya selalu berazzam untuk punya target dalam hidup, tapi saya merasa target itu sangat sulit di selesaikan…. Saya ingin seperti Fachri dalam A2C, perencanaan tahun kedepan yg matang dan bisa hapal Qur’an. Tak usah jauh2, saya ingin seperti suami saya yang pelan tapi pasti sedang merencanakan apa yg saya inginkan…..dear Ayahnya Ali, Bunda makin cinta padamu……… :)

Sabtu kemaren jadi moment yg tidak pernah saya tunggu-tunggu, yup, 5 April. Termasuk dapet surprise kue ultah dari suami tercinta. “Met Milad Bunda Hesty” it says….. muaaaccchh sayang, makasih ya untuk dorongan dan bimbingan cintamu untuk selalu dekat dengan-Nya….

Outbond

December 5th, 2007 by hesty-ikalisyani

Jump

Kantor tempat saya bekerja punya gawe sabtu 1 Desember kemaren. Acara kebersamaan yg diadakan tiap tahun. Setelah dua tahun sebelumnya berturut-turut diadakan Family Gathering, maka tahun ini diadakan Outbond, yang berasal dari kata ‘Out’ yg artinya keluar, dan ‘Bond’ yang artinya ikatan, jadi maksudnya kegiatan diluar untuk menjalin ikatan kebersamaan…hehe…dah pada tau ya? klo James Bond beda lagi ya artinya…:p

Semua pegawai tak terkecuali Kepala Kantor (Eselon II), ikut bergabung dalam satu Tim, Kanwil DJP Jakpus Yessss…! (gitu sih kata trainernya..hihi). Setelah pembagian grup, maka masing-masing grup di beri tugas untuk bikin yel-yel dan bikin nama grupnya. Dan hal yg kebetulan sekali, nama grup kami adalah “Rajawali” …..ooooh, jadi kangen si bandel satu itu, sabtu kemaren jadi hilang kesempatan bermain dengan si kecil deh…tapi demi kantor, acara setaun sekali.

Games yg dikasih trainernya seru2 dan bikin kami kompak sebagai tim. Games pertama adalah permainan si buta, si bisu dan si tuli. Ini seperti permainan pesan berantai, tapi yg mengirimkan pesan adalah si bisu, dan penerima si tuli untuk diteruskan lagi pesannya ke si buta. Hahaha…kebayangkan gimana?

Ada lagi games bambu gila, yaitu kami harus menurunkan sebuah stick bambu kecil (yg gak lurus bentuknya) dari posisi diatas dengan hanya menggunakan dua buah jari kami masing2. Jangan dianggap enteng, ternyata cukup sulit. Pertama dicoba, bambu bukannya turun malah makin naik, padahal dah sekuat daya, upaya dan doa….sampai kami harus merubah-rubah posisi. Walau akhirnya bisa, si bambu tetep gila…hehe…

Games yang paling mendebarkan adalah games….hmm, lupa namanya, tapi kami di minta untuk mendirikan bambu dengan beberapa tali yg telah diikat di bambu, dan salah satu dari kami diminta untuk naik ke puncak bambu yg bertangga tsb. dan lompat sambil memukul bola yg digantung diatas. Tentu si pemain telah dilengkapi pengaman (tali sling ya namanya?) jadi waktu dia lompat tidak langsung jatuh ke tanah tapi berayun-ayun sampai trainer menurunkannya. Bagi yg takut ketinggian, lumayan lho gemeteran, kira2 6-8 m lah… Sayang, saya gak berhasil ‘mencicipi’ games ini, karena waktu yg terbatas.

Games terakhir ditutup dengan kompetisi antar grup. Grup kami langsung kalah di lomba pertama, tak apalah. Dan untuk penutup ada games yg harus dimainkan oleh semua peserta sebagai satu Tim kantor. Games yg bikin kaki pegel2 sampe 2 hari. Kami di beri potongan pipa sebelah sepanjang 30 cm sebanyak sekian buah yang bisa dibuat memanjang hingga beberapa meter. Pipa-pipa itu jika disambungkan akan berbentuk seperti kanal, dengan posisi pipa saling tumpang tindih. Tugas kami adalah mengalirkan air dari posisi atas (lapangan tempat kami beraktifitas landai) ke bawah. Di bawah sudah ada ember yg dipegangi peserta untuk kemudian di pindahkan ke gelas sejumlah sekian puluh buah. Nah, yg jadi masalah adalah pipa yg kami gunakan tak sepanjang jalur dari atas ke bawah, jadi beberapa peserta yg mengambil posisi dekat dengan start air mengalir harus cepat-cepat ke bawah sampai air dapat menjangkau ember. Saya termasuk yang bersemangat berlarian dari posisi tanah yang tinggi ke bawah. Waduh, menguras keringat…dan beberapa yg kurang beruntung akibat permainan ini jadi sakit pinggang, terkilir, dan yg paling aman hanya sakit pegel-pegel seperti saya. Tapi bagusnya, tak ada yg sakit gigi atau sakit hati dari permainan ini, hihi….. Setelah air dimasukan ke gelas-gelas, beberapa peserta yg menunggu di bawah harus memindahkan gelas tsb. dengan hanya menggunakan terpal segi empat berukuran 1 X 1 m. Caranya? dalam posisi terpal yg di pegang oleh beberapa orang, gelas diletakan di tengah dalam kondisi seimbang. Nah..nah…kesalahan sedikit saja, air bisa tumpah, dan terpaksa harus mengulang. Di ujung, gelas dikumpulkan di meja dan harus di pindahkan ke meja lain disebelahnya dengan menggunakan 2 buah sumpit…nah lho! Setelah itu gelas2 berisi air itu harus di susun piramida. Kalau persoalannya hanya itu sih gak terlalu sulit, tapi yg ini mejanya terbuat dari rotan dan miring (karena tanahnya landai, kan sudah saya bilang tadi…:p). Untuk yg ini kami butuh waktu cukup lama….dan hasilnya gak ada piramida, karena di menit sekian gelas2 itu berjatuhan karena peletakkan yg kurang seimbang, hiks… Meski puncak acaranya kami gagal, tim Kanwil Pusat Yess kami mencatat rekor tercepat dalam games tadi, yaaah…lumayan lah, jadi sedikit terhibur.

Tapi yang terpenting kami jadi kenal lebih dekat satu sama lain, karena percaya atau tidak walau satu kantor ada yg saling tidak kenal. Dan pastinya mudah2n jadi lebih kompak ke depannya dalam hubungan kerja, gak ada jurang antara penelaah keberatan dan pelaksana, kasi dan anak buahnya, big bos dengan kasinya…uhui!

Cuma sayangnya, gak ada flying fox di outbond ini, tapi suami kemaren dah kasih wacana untuk coba Paralayang di puncak….asik! ya, mungkin saja suatu saat saya punya nyali untuk mencobanya…….. :)

nb : untuk timku yg kompak dan konyol2, bravo!

Cemburu oh cemburu….

September 5th, 2007 by hesty-ikalisyani

Kayaknya kata yg satu ini penyakit yg selalu nempel di diri seorang wanita. Penyakit yg kadang-kadang bikin runyam atau malah harus ada ya dalam sebuah hubungan? Pada dasarnya cemburu adalah keadaan persaingan yg tidak sehat, baik cemburu terhadap wanita lain, teman, pekerjaan atau hoby. Mirisnya, saya kok pernah cemburu karena semua alesan diatas ya, hahaha…..

Dalam 4 tahun pernikahan saya, namanya cemburu pasti ada. Ada yang bilang, klo cemburu ya karena cinta. Tapi memang pandai2 deh memanage, klo nggak, yang namanya cemburu buta bisa bikin jatuh korban. Hiiii, seyem…kek yg di koran pos kota itu lho…. Persis seperti saya, alhamdulillahnya bukan cemburu buta yg jadi gak sadar terus kalap, tapi klo bertengkar kecil atau ngambek mah dah sering saya lakonin.

Cemburu sama wanita lain saya pernah, hmm sering kali yaa… Bukan suami yg bertingkah macem2 sama cewek lain, tapi klo suami dah mulai muji wanita lain sedangkan dia sendiri gak pernah muji istrinya, udah deh panas membara hati ini……. Wah pernah ada kejadian yg seru banget, cemburu yg membuncah2, gara2nya suami akrab banget ama temen chat, kita sebut saja si X (masih satu direktorat), sampai tuker nomer hp dan sering sms-an. Insting detektif pun muncul, mulai deh ngorek2 si X (dulu belum menikah) dan dari dia berhasil kudapatkan bukti klo suami suka iseng misscall….hwuaaaaaaa, bisa2nya! Beberapa hari berikutnya saya konfrontasi, dan saya tuduh macem2. Suami menjelaskan dengan panjang kali lebar kali tinggi. Meski klo hati lagi panas seakan2 gak denger suara lain, toh akhirnya disepakati klo suami Gak Boleh Tebar Pesona atau bercanda yg berlebihan, terutama ke temen cewek. Meski saya tahu, dia juga akrab dengan temen chat laki2 juga. Belakangan saya malah jadi kenal dengan si X dan menghadiri pernikahannya. Tapi yang namanya cemburu kok masih ke inget2, apalagi setelah si X memberikan hadiah buku yang tentu saja saya ikutan senang, karena dapet gratisan, halah….

Beberapa kali juga saya pernah cemburu sama pekerjaannya, yang mulai dari Seksi Teknis (notabene sibuk) sampai yang Non Teknis (notabene lebih sedikit kerjaan) suami selalu pulang malem. Herman, eh heran….keknya gak ada habis2nya, apa suami yg lebih seneng pulang malem ya? Tapi karena saya dan suami berasal dari direktorat yg sama, saya cukup mengerti seluk beluk pekerjaannya, dan akhirnya saya yang nyerah sendiri. Emang dah gitu kali ya kerjaannya….

Ada lagi nih, cemburu sama teman2nya —> capek deeehh…. Emang dasar diriku, jadi ceritanya suamiku punya genk yang isinya para blogger (cewek dan cowok). Mereka punya milis sendiri yg isinya anggota mereka aja, and u know what, SAYA NGGAK DI AJAK BERGABUNG, meski saya juga kenal temen2 itu lewat blog. Padahal saya pernah bilang saya kepingin ikut gabung, tapi suami malah mengelak dengan alasan, teman dia yg biasanya memasukkan anggota. Halah, apa susahnya sih, tinggal bilang istriku pengen ikut gabung! titik….selesai. Atau mungkin alesan sebenernya, "gak enak banget klo istri ikut gabung, mo ngomong ini gak enak….mo ngomong itu cemburu…jadi kek ada ITJEN, ngawasin" hehehe…begitulah kira-kira dugaan saya. Dari situ deh mulai berantem lagi, pukul2an, tendang2an, cubit2an….hehehe, boong deng, nggak gitu2 amat, itu mah KDRT. Yah berantem mulut lah, lucunya berantem lewat emai doang, klo dah sampe rumah, ngobrol seperti biasa. Aneh…. Tapi tetep aja ada yg mengganjal klo gak di omongin baik2. Saya yg protes karena mulai gak diperhatiin dan dia malah lebih merhatiin temen2ya, suami jadi lebih sering ngirim email ke saya yang isinya forward email dari temen2 genknya itu. Meski mereda, cemburu saya mulai muncul lagi saat suami mo kopdaran dengan genk blognya itu. Saya sempat ngambek gak mo ikut ketemuan, tapi dia bilang klo saya gak ikut dia gak pergi juga, alesannya bakal keliatan aneh aja. Karena saya gak mau suami melewatkan moment penting ini (ada temen yg jauh2 dateng dari Manado, hohoho…Hi Va!), akhirnya saya ikut menemani. Dan, saudara2, temen2 baru suamiku itu baik2 sekali….:)
Untuk sekedar informasi saja, sssst…..saya masih cari strategi lain untuk ikut menyusup sebagai anggota mailing list itu, hehehe…

Cemburu oh cemburu…. gak ada cemburu cinta hambar, ada cemburu kadang runyam. Ambil pertengahan aja kali yaaa, cemburu yang sehat, klo cemburu bilang dan segera konfirmasikan, klo kita merasa gak nyaman dengan hal yg dicemburui itu, minta penjelasan dan buat kesepakatan, beres deh…gak jadi runyam lagi. Lagian kasian juga tuh bibir di bikin manyun terus, hehe….

                                                    Maka

                                          biarkan aku cemburu

                                             hanya pada detik

                                                aku merasa

                                     Allah pun tengah cemburu

                                               padamu….

                                                                                                   by : Asma Nadia

Inspired by : Asma Nadia’s book "Karenamu aku cemburu"

Tetralogi Laskar Pelangi

July 2nd, 2007 by hesty-ikalisyani

Meski terlewat 2 tahun untuk sampai bisa baca buku ini, aku tetep seneng. Toh akhirnya bisa juga nimbrung dalam perbincangan buku yg Best Seller ini, tetralogi “Laskar Pelangi”., penulis : Andrea Hirata, penerbit Sastra Bentang, grup Mizan. Ketiga buku itu aku baru tahu (Laskar Pelangi cetak 2005) dan langsung beli dan diselesaikan hanya dalam waktu dua minggu.

Berawal dari Pekan Buku di Istora, bln kemaren, suami nitip beli Novel ini… Karena baru denger namanya sempet salah nama penulisnya, kedengaran di kuping Andre Angsana (?) yg novelnya chiklit atau apa ya jenisnya. Sempet bingung juga, kok suami seleranya berubah? setelah dikonfirm ulang ternyata ‘Andrea Hirata’ novelnya ‘Laskar Pelangi’. Setelah dicari2 gak ketemu juga, akhirnya ya sudahlah….

Gak berapa lama, profil Andrea Hirata di muat di Nova. Kisah hidupnya menarik juga. Novel yang dibuat ternyata terinspirasi dari kisah nyatanya semasa kecil. “Laskar Pelangi” adalah nama yg di berikan ibunda gurunya untuk murid2nya (11 murid) di Sekolah Dasar Muhammadiyah, Belitong. Novel ini mengisahkan persahabatan andrea dengan kesepuluh temannya di SD Muhammadiyah, Belitong yang miskin. Akhirnya hunting buku ini ke MP Book Point di Jeruk Purut. Ternyata Laskar Pelangi sold out, tersisa ‘Sang Pemimpi’ dan Edenseor, buku 2 dan 3 nya. Malah suami yg dapet Laskar Pelanginya di Gunung Agung. Langsung deh, kegiatan yg ada baca, baca, baca….sambil ketawa-ketiwi, mengharu biru sendirian, hahaha….

Baru baca novel pertamanya saya langsung jatuh cinta. Ceritanya sangat menggugah sekali. Begitu pula sequelnya ” Sang Pemimpi” dan “Edensor”…penuh kejutan! Saya fikir, Andrea Hirata orang yang luar biasa, mengingat novelnya ini adalah memoar dan bukan fiksi.

Dibalik ‘Laskar Pelangi’ yang laris manis, ternyata bukan Andrea yang mengirimkannya ke penerbit, melainkan temannya. Jadi awalnya Andrea memang membuat naskah cerita itu dalam rangka mengenang jasa gurunya, Bu Muslimah. Maka ia copy dan bagikan ke ibu guru dan ke sebelas teman2nya menjelang ulang tahun ibu gurunya itu. Salah seorang temannya kemudian mengirimkan ke penerbit dan akhirnya malah jadi best seller. Hanya dalam 3 minggu andrea membuatnya. Dan menurut saya, Andrea penulis alami dan orang yg punya selera humor tinggi, kritis sekaligus cerdas -fans beraatt-

Setelah ‘Ayat-ayat Cinta’ rasanya saya baru menemukan lagi novel yang bagus. Two tumbs up!
And i cant wait for the fourth novel “Maryamah Karpov”………

nb : untuk kiprahnya Andrea Hirata dengan menyumbangkan hasil penjualan novel ini untuk dunia pendidikan, salut…subhanalah, smoga Allah memberkahi langkah Andrea, amin…….

http://news.indosiar.com/images/profil/novel-_laskar_pelangi.jpg
http://www.boleh.com/beta/photo2.php?Id=1021

Banjirrrr……… :(

February 2nd, 2007 by hesty-ikalisyani

Innalillahi….banjir dimana-mana. Kayaknya tahun ini yg terparah. Lebih parah dari tahun 2002 sekalipun. Jalan banyak yg ditutup atau tidak bisa dilalui karena banjir. Jadi banyak yg gak ngantor juga jadinya hari ini. Meski telat, alhamdulillah masih bisa nyampe kantor, meski kaki capek berdiri karena macet. Salut deh sama temen2 yg habis berjuang melewati kantor sampe berbasah ria. Dan buat temen2 yg kena banjir, dan kehilangan karena banjir, sabar ya…semoga Allah memberi kemudahan dan ganti yg lebih baik…

Pukul 16.30,  Kali disamping BKPM dah meluap sampai parkiran, otomatis meluber ke jalan Gatsu depannnya….pffff, mudah2an gak tinggi, supaya masih dilalui. Tapi, ini sekaligus berarti kosan temenku makin kerendam, ‘Jeung Ira, sabar ya….’

2 hours in pain

January 26th, 2007 by hesty-ikalisyani

Hari ini hari yang paling melelahkan. Bayangkan, hampir 2 jam lamanya berdiri di Busway. Gara-gara banjir di Jl. Daan Mogot depan Indosiar, jalanan macet total. Perjalanan 2 kilo musti ditempuh selama 1 jam lebih…hhhh…. Klo yg duduk aja ampe panas, gimana yg berdiri? wah, kek abis narik becak kalee… -kayak pernah narik aja?:p- pokoknya dah kepengen balik lagi aja ke rumah, tapi karena nanggung dan gak mau banyak potongan, aku putusin tetep ngantor walau walhasil sampe Gatsu jam 1/2 10 …hahahaha…. 

Dalam keadaan semua orang Bete karena telat dan capek musti berdiri lama, ternyata ada hiburan gratis, hmm…sebenernya bukan hiburan sih, jahat juga menertawakan orang yg sedang kena musibah. Banjir yg menutup jalan sampai ke tepi banyak membawa korban pejalan kaki yg terpelosok ke got yang samar dengan air banjir. Satu orang jatuh, hampir setengah badan, berlumuran air got yang hitam dan banjir. Gak beberapa lama satu orang lagi jatuh di tempat yang sama…. Penumpang bus yg kebetulan lihat terkekeh melihat kejadian itu, dan mungkin menduga-duga kira2 siapa korban berikutnya… Aku yg liat kejadian itu spontan Istighfar, tapi jadi ikut tersenyum juga…kok kenapa orang yg jatuh itu lucu ya..? -dasar lagi stress- dan gak berapa lama, bener deh jatuh korban berikutnya, kali ini perempuan, di tempat yg berbeda, lucunya, pas tau sendalnya ketinggalan didasar got, setelah spontan bangkit dari jatuh, dia nyemplungin setengah badannya lagi sambil mencari sendalnya itu…akhirnya dapet juga….’selamat ya mbak…’ :D

Pffhhh…tapi lumayan kebayar setelah disempetin tidur di pojokan favorit dakuh, sakit kepalanya juga dah mendingan….oh Jakarta, klo dikau banjir gini daku kena macet trus dwooongg……..

my lovely corner

December 17th, 2006 by hesty-ikalisyani

"My body is not delicous" alias gak enak badan, hehe… dari malem dah demam, tenggorokan kek ada yg nyangkut, baru sempet minum sirup batuk, dan belum liat ada perubahan. Alhasil, dari pagi meski ngantor jadi gak kerja sama sekali, tapi yaa emangnya lagi gak ada kerjaan juga :p  Alhamdulillah ada pojok ruangan yg bisa dimanfaatin buat tidur -biasa buat sholat-. Pake sweater, tumpuk bantal -my lovely cow pillow- jadi deh ngeringkuk…….dua jam lumayan, hahaha…

I love my office, and that usefull corner, please God let me here for a looooong time :):P

nb : minta doanya ya…

Turun Gunung

September 14th, 2006 by hesty-ikalisyani

Setelah 4 hari pendakian, akhirnya suami turun gunung juga…pagi ini sampai dirumah sejak tadi subuh bertolak dari Mataram. Masih ada waktu 3 hari sebelum mulai ngantor lagi untuk memulihkan tenaga dan mengembalikan kulit muka yg terbakar. Biasanya saya yg paling protes klo sehabis turun kulit jadi gelap. Untung gak lama balik lagi ke warna kulit asal, hehe….

Caldeira_rinjani

Klo hobby emang susah, apalagi pendakian ke Gn. Rinjani impian suami dari dulu. Karena istrinya sering protes, akhirnya Gn. Rinjani labuan terakhir untuk pensiun. Meski gak sempat muncak karena badai -kecewaaaa berat- kayaknya beliau puas. Liat kan fotonya diatas? itu caldera Rinjani, subhanallah…gak heran suami pengen kesana. Jadi pengen ke sana juga, tapi pake heli ya, gak mau ndaki pake kaki, hehe…

nb : Welcome Home honey…….

Selamat Jalan Teh Inong…

August 31st, 2006 by hesty-ikalisyani

Setelah wara wiri nyelesaian kerjaan, siang ini as usual, nyante di depan kompi untuk blogwalking. Blog yg biasanya saya kunjungi selain blog suami sendiri di cicadas.blog, adalah blognya teh inong www. dapurbunda.blogspot.com dan www.zidansyifa.blogspot.com . Sejak ketemu blog ini eberapa bulan yg lalu saya selalu rutin liat2 resep dan mencatatnya (di print deng..) tapi, baru akan direncanakan untuk di praktekan :p (maaf ya teh, belum sempet nyobain resep roti dari teteh..)

Teh inong ini atau biasa di sebut bunda zidan&syifa, ibu RT yg jagoooo masak, a good homemaker, sayang sekali sama anak dan keluarga. Mandiri banget meski tinggal di negeri orang (red : singapore) ikut suami tugas. Pernah chating beberapa kali di YM, meski baru kenal, teh inong ramah sekali… Since than, she is become my inspiration…

Gak nyangka, dapet kabar duka cita dari blognya mbak Lia www.dapurgue.blogspot.com pagi ini….teh Inong telah berpulang ke Rahmatullah, setelah pingsan mendadak kemaren dan dinyatakan koma. Ya Allah, Engkaulah pemberi jiwa-jiwa ini, dan Engkau pulalah yg mengambilnya kembali…

Lewat blog di FS ini, hesty mo ngucapin Selamat Tinggal buat teh Inong…semoga Allah melapangkan dan menerangkan alam kubur teteh di sana, dan semoga kelak Allah mengumpulkan teteh dan keluarga di syurga, amin…

Buat bang zidan dan dek Syifa, jadi anak sholeh dan sholehah ya, supaya bunda kalian bangga, doa terus buat bunda inong, doa anak yg solehlah yg membahagiakan bunda di akhirat sana…….

cute expression

August 16th, 2006 by hesty-ikalisyani

Ali_dan_ayunan2_1Ali_dan_ayunan3Ali_dan_ayunan1_5

Ekspresi anak2 emang lucu, mo nangis, ketawa bahkan tidur sekalipun. Termasuk ekspresi Ali di atas ini. Kejadiannya di taman bermain Villa Via Renata 2 minggu yang lalu saat kami ikut ‘Family Gathering Kanwil I’. Ali seneng banget maen ayunan, bukan naek ayunan lho yah, tapi ngedorong ayunan. Ketawanya lepas banget, sampe teriak2. Tapi yg keliatan difoto kok kayak marah2 yaaaa…hehehe

nb: hmm…keknya kurang jelas ya fotonya? dari FS nya dah gitu lhoo, klo mo jelas sini..sini..sini..